Software Defined Networking

1 min read

Software-Defined-Networking

Sebelum memasuki kelas penjelasan mengenai software defined networking (SDN), apakah kamu sudah mengetahui mengenai teknologi terbaru ini ?

Apa Itu SDN ?

Hal pertama, ketika kamu mendengar sebuah teknologi terbaru. Pastinya kamu akan berpikir, apa sih teknologi tersebut ?

Software Defined Networking adalah sebuah konsep atau paradigma baru yang memisahkan antara control plane dan data plane.

SDN

Jika kamu lihat pada sebuah jaringan tradisional, control plane dan data plane berada dalam satu perangkat yang sama.

Namun, ketika menggunakan jaringan SDN sebuah control plane dan data plane dibuat terpisah.

Mengapa SDN ?

Arsitektur-SDN-dan-Tradisional

Jika kamu lihat dari jaringan tradisional, sebuah control plane dan data plane dibuat atau berada dalam satu perangkat yang sama.

Ini menyebabkan ketika membangun sebuah jaringan yang besar diperlukan konfigurasi yang cukup lama dan sulit, ini dapat dikatakan tidak efisien.

Dengan adanya SDN, sebuah control plane menjadi terpusat yang dimana dapat melakukan konfigurasi terhadap dua buah data plane secara langsung dan menjadi lebih efektif.

Lalu, apa alasannya menggunakan SDN ? Ada beberapa fakta dan kebutuhan seperti :

  • Virtualisasi dan Cloud 
  • Orchestration dan Scalability
  • Progammability dan Automation
  • Visibility
  • Kinerja

Namun, ada 4 hal penting dimana teknologi SDN dapat membuat perbedaan bagi suatu organisasi :

  • Network programmability SDN memungkinkan perilaku jaringan dikendalikan oleh perangkat lunak yang berada diluar perangkat jaringan yang menyediakan konektivitas fisik.
  • Logically centralize intelligence and control SDN dibangun diatas topologi jaringan yang terpusat secara logis, yang memungkinkan kontrol cerdas dan pengelolaan sumber daya jaringan.
  • Abstraction of the network : Layanan dan aplikasi jaringan SDN akan berinteraksi dengan jaringan melalui API bukan antarmuka manajemen yang digabungkan dengan perangkat keras.

Lalu, bagaimana dengan arsitektur sebuah jaringan tradisional dan jaringan SDN itu sendiri ? Begini penjelasannya :

Arsitektur Jaringan SDN

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, yang membedakan sebuah jaringan SDN dengan jaringan tradisional ialah hanya pemisahan dari data plane dan control plane.

Arsitektur-SDN

Nah, jika dilihat dari arsitektur SDN sendiri. Ada yang disebut dengan OpenFlow yaitu southbound interface.

Yang dimana memungkinkan terjadinya komunikasi antara layer controller dan data plane pada sebuah jaringan SDN.

Pada arsitektur jaringan SDN, terbagi menjadi 3 buah bidang :

  • Infrastructure layer : yang terdiri dari elemen jaringan yang mengatur SDN Datapath sesuai dengan instruksi yang diberikan melalui Control-Data-Plane Interface (CDPI).
  • Control layer SDN Controller menyalurkan kebutuhan aplikasi dengan infrastruktur yang memberikan instruksi sesuai untuk SDN Datapath dan memberikan informasi yang relevan dan dibutuhkan oleh SDN Application.
  • Application layer : bertanggung jawab dalam memasangkan SDN Datapath dengan SDN Controller.

Mungkin itu penjelasan mengenai software defined networking (SDN), mungkin bisa menjadi gambaran untuk kamu semua yang baru mempelajari teknologi baru. Semoga bermanfaat

Sumber :
https://eueung.gitbooks.io/buku-komunitas-sdn-rg/content/pengantar_sdn/README.html
https://medium.com/core-network-laboratory-tech-page/kenalan-yuk-sama-sdn-software-defined-networking-bacd7f9a631f
https://www.ciena.com/insights/what-is/What-Is-SDN.html
https://www.opennetworking.org/sdn-definition/

One Reply to “Software Defined Networking”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *